The Obsessive Ex-Husband (REST)

The Obsessive Ex-Husband (REST)

  • WpView
    Reads 17,220
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
Elio Bralingga adalah seorang duda dengan dua orang anak. Ia bercerai dari mantan suaminya, Matthew, dua tahun yang lalu. Saat ini Elio berusia 29 tahun. Ia menikah pada usia 22 tahun dan memutuskan untuk bercerai ketika berusia 27 tahun. Dari pernikahan tersebut, Elio memiliki dua anak: seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Anak sulungnya yang perempuan bernama Grazelda Aurelia Bralingga, sedangkan anak bungsunya yang laki-laki bernama Kenzio Pratama Bralingga. Saat perceraian terjadi, Grazelda masih berusia 2 tahun. Sementara itu, Kenzio masih berada dalam kandungan dengan usia kehamilan sekitar dua minggu. Pada saat itu, Elio memilih untuk tidak memberi tahu Matthew tentang kehamilan anak keduanya. Akibatnya, Matthew tidak mengetahui bahwa ia memiliki anak lagi. ○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○•○• Matthew adalah seorang duda dengan dua orang anak. Pernikahannya berakhir setelah sang istri, Elio, memilih bercerai akibat perselingkuhan yang ia lakukan. Dalam persidangan, hak asuh anak jatuh kepada Elio. Pada saat itu, Matthew tidak mengetahui bahwa Elio tengah mengandung anak bungsu mereka. Saat perceraian berlangsung, Matthew tidak terlalu peduli. Baginya, yang terpenting adalah semua drama itu segera berakhir. Matthew menikah dengan Elio pada usia 24 tahun dan bercerai pada usia 29 tahun. Setelah perpisahan tersebut, ia tidak menikahi selingkuhannya. Hubungan mereka hanya sebatas pacaran hingga akhirnya Matthew menyadari bahwa dirinya hanya dimanfaatkan. Beberapa tahun berlalu, Matthew ber umur 32 dan berubah menjadi pribadi yang semakin dingin dan tertutup. Sifatnya juga menjadi lebih obsesif. Ego serta keinginannya untuk mendapatkan Elio kembali semakin besar. Ia bahkan memerintahkan bawahannya untuk mencari keberadaan Elio, apa pun risikonya, meskipun harus sampai ke ujung dunia. KIW KIW BACA CERITA ANA DONK JANGAN LUPAA VOTE SEBAGAI BENTUK APRESIASI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • Trouble Maker
  • Target Si Supir
  • "Liburan" Bonus Suami
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • After the Fall
  • Your Auntie
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines