We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pabrik Air Mata

Pabrik Air Mata

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Di masa depan, dunia mengalami krisis air bersih. Sungai mengering, hujan hampir tidak pernah turun, dan banyak negara hancur karena berebut air. Lalu sebuah negara menemukan cara baru untuk membuat cadangan air: mereka membangun laut buatan dari cairan tubuh manusia, terutama air mata. Karena itu, orang-orang miskin dijadikan pekerja di tempat yang disebut Pabrik Tangis. Di sana, mereka dipaksa menangis setiap hari. Semakin banyak air mata yang dihasilkan, semakin besar uang yang mereka dapatkan. Bagi orang miskin, menangis bukan lagi soal sedih, tapi cara bertahan hidup.
All Rights Reserved
#755
mata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Bound to Him
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines