Dear, Bianca

Dear, Bianca

  • WpView
    Reads 1,886
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2026
Apa yang lebih menyakitkan dari menjadi seseorang yang tidak pernah benar-benar diinginkan kehadirannya? Bianca Marina tumbuh tanpa pernah tahu siapa orang tuanya. Dia menghabiskan masa kecilnya di panti asuhan, tumbuh bersama satu pertanyaan yang tidak pernah benar-benar terjawab, kenapa dia bisa berada di sana. Bahkan ketika dia akhirnya diadopsi, kehangatan yang dia harapkan tidak pernah benar-benar ada. Hidupnya berjalan seadanya, sampai dia bertemu satu-satunya orang yang dia kira akan menjadi tempatnya bersandar. Kalingga Arya Winata. Untuk pertama kalinya, Bianca percaya bahwa mungkin, dia bisa dicintai dengan tulus dan di sayangi sepenuh hati. Namun, harapan itu kembali runtuh ketika keadaan memaksanya menjauh dari orang yang dia harapkan berada di sisinya saat dia paling membutuhkan. Tidak berhenti di sana, perlahan tekanan datang dari berbagai arah, membuatnya seakan kehilangan ruang untuk bernapas. Satu per satu hal yang dia miliki mulai hilang, cinta, masa depan, bahkan sesuatu yang seharusnya bisa dia pertahankan. Dan pada akhirnya, yang tersisa hanyalah dirinya sendiri, dengan semua yang pernah datang, lalu pergi, tanpa pernah benar-benar menjadi miliknya. Start: 27 April 2026 End:
All Rights Reserved
#803
accident
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Merah Muda
  • LEBUR
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Pelik (21+)
  • His Shadow
  • 𝑶𝒖𝒓 𝑯𝒖𝒔𝒃𝒂𝒏𝒅 (𝐜𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞)
  • At Last
  • HANYA SEKADAR!
  • Price Of Love [on going]
  • Pernikahan Alisya

cantik, mungil, polos, bak mochi Jepang yang baru saja selesai di buat setelah banyaknya proses, itulah sosok Amaali. Gadis yang selalu memanggil manggil dirinya dengan sebutan 'Maali', dengan pipi tembam serta tubuh kurus namun pendek, ia sudah bak seorang pahlawan kesiangan di setiap perdebatan. Bercita-cita sebagai seorang aktris yang jago berakting, padahal dirinya sendiri selalu nyaris gagap jika di ajak untuk beradu mulut meski hanya sebentar. "kamu ini masih anak kecil, tidak usah bermimpi terlalu tinggi, duduk diam do sini dan jangan banyak bertingkah sebagai istri kedua." begitulah yang suaminya- Jaksara, sosok tampan, tinggi, besar, dan menakutkan di mata Maali, mengaturnya di rumah. "Maali tidak kecil, mas Jaksa! Maali sudah besar." bantahannya terdengar imut dan lugu, persis seperti anak yang sedang pubertas di goda oleh pria tua. bagaimana kelanjutan hidup rumah tangga rumit tersebut? akankah menjadi Damai? atau justru semakin runyam dengan banyak konflik yang terus berdatangan dari segala penjuru masalah?.

More details
WpActionLinkContent Guidelines