We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
24/7 at love

24/7 at love

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
⋆. ୨CORTIS × BABYMONSTER × HEARTS2HEARTS × LNGSHOT୧˚⋆ Persahabatan 24 orang yang terjalin selama 8 tahun lamanya berubah menjadi bencana ketika satu ungkapan hati dari salah satu diantara mereka tersebar luas! Mereka memang selalu berbagi cerita suka dan duka, bahkan layaknya keluarga. Namun, 7 kata itu membuat mereka kembali menjadi orang asing tanpa mengingat kenangan yang mereka buat selama 8 tahun. Akankah mereka kembali membangun persahabatan mereka lagi, atau memilih untuk tetap diam dan menjalani hidup mereka masih masing?
All Rights Reserved
#205
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Given || Ju Jihoon
  • Journey
  • Same, But Not

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines