Hilarious Magnetic

Hilarious Magnetic

  • WpView
    Reads 5,758
  • WpVote
    Votes 1,171
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
Terlahir dari keluarga yang penuh kehangatan, Orion Hartanto tumbuh sebagai sosok yang memahami arti kasih sayang. Baginya, cinta adalah hal yang hadir tulus, dan menenangkan, seperti air yang selalu menemukan jalannya. Berbanding terbalik dengan Adeline Darmawan. Hidup dalam keluarga yang terlihat sempurna di mata publik, Adel justru terbiasa dengan kepalsuan. Senyum yang ia tunjukkan, kata-kata yang ia ucapkan, bahkan jalan hidup yang ia pilih, bukankah semuanya sudah diatur. Cinta? Baginya, itu hanya ilusi. Sesuatu yang tidak pernah benar-benar ada di rumahnya. Pertemuan mereka bukanlah kebetulan. Dua dunia yang berbeda. Dua cara pandang tentang cinta.
All Rights Reserved
#473
love
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fleeting Colors in Flight [BLUESY]
  • Kinetic Energy [COMPLETED]
  • Antology pt. 3: Midnight Serenade "The Song of the Blue Stars"
  • Break the Rules
  • Journey To You
  • Antology pt. 2: Blooming in the Ocean of Dreams and Daisies"
  • Drawn by Fate
  • Anurāga || Bluesy [ON GOING]
  • Boredom
  • The Last Gift (Bluesy/Jenrina)

Di tahun 2035, dunia tak lagi gemerlap panggung untuk Jeno dan Karina. Kini, cahaya utama hidup mereka adalah Jena-putri kecil berusia dua tahun yang cerewet, lucu, dan penuh rasa ingin tahu. Kamera mungkin masih merekam, tapi yang ditangkap bukan lagi penampilan megah di atas panggung-melainkan momen-momen kecil yang paling tulus: tangan mungil yang menggenggam jari ayahnya, suara tawa yang pecah saat sarapan, dan pelukan hangat di ujung hari. Tangan yang dulu menggenggam mikrofon, kini menggenggam tangan mungil seorang anak. Jena adalah semesta kecil yang ditenun dari tawa, air mata, dan pelukan hangat. Bersama Jeno dan Karina, kita diajak menyelami keseharian yang sederhana namun memeluk hati-tentang keluarga, tentang tumbuh, dan tentang rumah yang selalu jadi tempat kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines