Promise
  • WpView
    Reads 1,058
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 4 hours ago
Keputusasaan membawa cerita baru untuk hidup Gio dan Flo. Bersama mereka menunggu kematian, dengan terus menjalani hari-hari penuh kekosongan. [Sofi Sugito_2026]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can We Fall in Love in October?
  • Sagara Warna
  • Repeat
  • Cicilan Rindu
  • KALA
  • Melawan Alur [Completed]
  • Fine.
  • PANDORA'S BOX
  • Nyala Redup di Sudut-Sudut Pabrik [END]
  • LOVE HATE BUTTERCREAM

Setelah patah hati terbesarnya, Rania mengubah cara pandangnya tentang cinta. Ia memulai kehidupan barunya di Jakarta. Hari-harinya dipenuhi dengan tumpukan naskah, tenggat waktu, dan secangkir kopi. Hidup di tengah hiruk-pikuk kota, Rania menemukan kehangatan dan ketenangan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya di sebuah library cafe. Di tempat itulah Rania bertemu dengan Ammar. Pertemuan mereka bermula dari obrolan ringan tentang buku yang Rania baca. Sayangnya, pertemuan sederhana itu menjadi kali pertama dan terakhir Rania dan Ammar berjumpa. Mereka tidak sempat bertukar nomor untuk tetap terhubung, hanya nama panggilan dan percakapan yang menjadi pengingat. Rania kehilangan jejak Ammar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines