Learn How to Unlove You

Learn How to Unlove You

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2026
Ini kisahku dengan seorang gadis bernama Ishani Sanvika. Sebut saja kita berdua sebagai dua insan yang terjebak dalam ikatan masa lalu masing-masing. Dua hati yang sama-sama pernah patah, namun dengan cara yang berbeda. Aku yang takut kehilangan lagi. Sementara dirinya yang takut ditinggalkan lagi. Hingga akhirnya takdir mempertemukanku dengannya dalam sebuah ketidaksengajaan. Semuanya bermula dari tatapan teduh miliknya yang tanpa sadar mampu mengusik hatiku. Satu tatapan. Dan aku tidak akan pernah bisa melupakannya. Aku merasa menemukan sesuatu yang telah lama hilang-sebuah rasa hangat yang dulu aku kenal. Aku kembali jatuh cinta. Sementara dirinya masih terjebak dalam luka yang tak pernah benar-benar selesai. Apakah bisa dua orang yang sama-sama takut jatuh cinta saling menyembuhkan? Atau justru akan kembali tenggelam dalam luka yang belum sempat sembuh?
All Rights Reserved
#8
masalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ta'aruf
  • Kosan Raharja
  • Lentera Humaira ✔
  • Aku, Al-Qur'an & Alzheimer
  • Fix You
  • DIA ANDRA 2 [ANOTHER UNIVERSE]
  • Between Us
  • 172 Days
  • Jodoh Dari Masa Lalu✔
  • GORESAN NESTAPA [LENGKAP - TERBIT] ✔
Ta'aruf

[SELESAI] Berawal dari Ana yang sangat bosan di masa karantinanya karena corona, ia pun mendownload aplikasi taaruf. Ada tiga lelaki yang mengajukan cv kepadanya. Pertama, Taeyong, seorang lelaki mapan berusia 25 tahun; beristri dua dan berniat untuk mencari istri ketiga. Kedua, Jaehyun, seorang lelaki berusia 23 tahun; fresh graduate PTN ternama yang masih belum dapat kerja. Ketiga, Doyoung, seorang lelaki berusia 24 tahun; masih belum menyebutkan info seputar pekerjaannya. Bilangnya sih anak berbakti, udah gitu aja. ©jaemicchan, 2020 | Ta'aruf

More details
WpActionLinkContent Guidelines