Temporary House

Temporary House

  • WpView
    مقروء 716
  • WpVote
    صوت 141
  • WpPart
    فصول 12
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أربعاء, يونـ ١٧, ٢٠٢٦
"Rumah" seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk pulang. Tapi bagaimana jika rumah justru terasa seperti tempat asing? Setelah bel pulang sekolah berbunyi, ia tidak pernah benar-benar ingin kembali. Hingga suatu sore, langkahnya membawanya ke sebuah rumah tua yang nyaris terlupakan, dengan cat mengelupas, jendela retak, dan tiga orang asing yang perlahan mengubah hidupnya. Namun, tempat yang awalnya terasa seperti penyelamat itu perlahan menyimpan sesuatu yang lebih besar. Sesuatu yang diam-diam akan menghancurkan mereka berempat. Ini merupakan sebuah cerita tentang remaja-remaja yang sama-sama tersesat, mencari tempat untuk pulang, dan menemukan bahwa "rumah" tidak selalu berarti keluarga sedarah. ✦ ══ 𝐃 𝐈 𝐒 𝐂 𝐋 𝐀 𝐈 𝐌 𝐄 𝐑 ══ ✦ Cerita ini sepenuhnya adalah karya fiksi. Seluruh tokoh, tempat, peristiwa, dan kejadian di dalamnya hanyalah hasil imajinasi penulis. Jika terdapat kesamaan nama, latar, atau kejadian dengan kehidupan nyata, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja. ୨୧ ────────────── ୨୧ Dilarang menyalin, menjiplak, mengadaptasi, ataupun mempublikasikan ulang sebagian maupun seluruh isi cerita ini tanpa izin penulis. Hargai karya dan proses kreatif penulis. 𝐏𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞 𝐝𝐨 𝐧𝐨𝐭 𝐩𝐥𝐚𝐠𝐢𝐚𝐫𝐢𝐳𝐞.
جميع الحقوق محفوظة
#435
house
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Auto Save!
  • Secret Relationship
  • ELION (bl)
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELIAN ✓
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • desa kawitan [END]

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى