"Rumah" seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk pulang. Tapi bagaimana jika rumah justru terasa seperti tempat asing?
Setelah bel pulang sekolah berbunyi, ia tidak pernah benar-benar ingin kembali. Hingga suatu sore, langkahnya membawanya ke sebuah rumah tua yang nyaris terlupakan, dengan cat mengelupas, jendela retak, dan tiga orang asing yang perlahan mengubah hidupnya.
Namun, tempat yang awalnya terasa seperti penyelamat itu perlahan menyimpan sesuatu yang lebih besar. Sesuatu yang diam-diam akan menghancurkan mereka berempat.
Ini merupakan sebuah cerita tentang remaja-remaja yang sama-sama tersesat, mencari tempat untuk pulang, dan menemukan bahwa "rumah" tidak selalu berarti keluarga sedarah.
✦ ══ 𝐃 𝐈 𝐒 𝐂 𝐋 𝐀 𝐈 𝐌 𝐄 𝐑 ══ ✦
Cerita ini sepenuhnya adalah karya fiksi. Seluruh tokoh, tempat, peristiwa, dan kejadian di dalamnya hanyalah hasil imajinasi penulis. Jika terdapat kesamaan nama, latar, atau kejadian dengan kehidupan nyata, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja.
୨୧ ────────────── ୨୧
Dilarang menyalin, menjiplak, mengadaptasi, ataupun mempublikasikan ulang sebagian maupun seluruh isi cerita ini tanpa izin penulis. Hargai karya dan proses kreatif penulis. ✦
꒰ 🕯️ ꒱ 𝐏𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞 𝐝𝐨 𝐧𝐨𝐭 𝐩𝐥𝐚𝐠𝐢𝐚𝐫𝐢𝐳𝐞.
All Rights Reserved