We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Salah Hitung

Salah Hitung

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Pernikahan itu tidak pernah seharusnya terjadi. Bagi Mada, itu adalah keputusan yang dipaksakan. Bagi Sheila, itu adalah sesuatu yang harus dikendalikan. Mereka hidup dalam satu rumah, dengan satu kesepakatan: tidak ada ruang untuk perasaan. Dan untuk waktu yang lama, semuanya berjalan sesuai rencana. Sampai akhirnya- tidak ada yang berjalan sesuai rencana. Kesalahan kecil berubah jadi jarak. Kesepakatan berubah jadi beban. Dan sesuatu yang tidak pernah mereka akui mulai mengambil tempat yang tidak seharusnya. Bertahun-tahun kemudian, ketika hidup membawa mereka ke arah yang berbeda- satu menjadi seseorang yang selalu menang di ruang sidang, dan satu lagi kehilangan segalanya demi hal yang dia pilih sendiri- mereka dipertemukan kembali oleh sesuatu yang tidak pernah benar-benar selesai. Karena beberapa keputusan, tidak pernah benar-benar berakhir- hanya menunggu waktu yang salah untuk kembali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines