Ketiak Pencuci Piring

Ketiak Pencuci Piring

  • WpView
    LECTURAS 1,575
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida mié, abr 22, 2026
Blurb: Harya tidak bisa mencium apa-apa. Setahun sejak saraf penciumannya mati, Executive Chef Vesper-salah satu restoran fine dining paling bergengsi di Jakarta-memasak hanya mengandalkan termometer, stopwatch, dan senter. Setiap malam adalah Russian Roulette. Satu kesalahan rasa, satu saus yang gosong, dan karier miliaran rupiahnya tamat. Lalu di dalam walk-in chiller bersuhu empat derajat, hidungnya tetiba bangkit. Damar. Dua puluh satu tahun. Kuli cuci piring dari kampung yang kaosnya lepek oleh keringat, bahunya lebar, dan baunya asam seperti bawang yang terbakar panas dapur. Satu hirupan di lekuk leher pemuda itu membuat saraf Harya yang mati selama setahun mendadak berdenyut nyeri. Ini bukan ketertarikan. Ini kebangkitan biologis. Satu hirupan berubah menjadi kecanduan. Satu kamar loker berubah menjadi laboratorium penyiksaan beraroma Sunlight dan sikat lantai. Dan di balik utang empat puluh tujuh juta yang menggantung di leher Damar, pemuda itu perlahan menyadari-ketiak bau bawangnya adalah satu-satunya obat tidur, obat kerja, dan obat hidup untuk sang tiran. Ketika si kuli menaikkan harganya, dan si dewa terlalu sakaw untuk menawar, siapa sebenarnya yang memegang pisau? ⚠️ Peringatan: Cerita ini mengandung konten dewasa eksplisit, dinamika kekuasaan, power exchange, fetish, dan eksplorasi psikologis gelap soal kecanduan neurologis dan kapitalisasi tubuh. 21+ ONLY. (360 halaman pdf dengan total 43.000++ kata)
Todos los derechos reservados
#7
darkbl
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Auto Save!
  • Your Auntie
  • ELION (bl)
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Target Si Supir
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • After the Fall
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Trouble Maker

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido