We Didn't Think This Through

We Didn't Think This Through

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 6 hours ago
Seberapa inginkah kamu kabur dari kehidupanmu? Emily yakin satu-satunya cara agar ia bisa bahagia adalah dengan meninggalkan rumah dan kehidupan yang mengekangnya. Namun, keinginan itu membawanya pada malapetaka ketika di suatu malam tanpa sengaja ia membunuh induk semangnya, Jack Suhadi. Rencananya kabur menjadi bertambah rumit ketika teman sekolahnya, William, mengaku melihat apa yang terjadi di malam itu. Kini Emily dihadapkan dalam pilihan yang sulit, antara membungkam William dan melanjutkan pelariannya atau mempercayai William dan kabur bersama. Satu yang kini ia tahu, bahwa kebebasan selalu memiliki harga. **** PG 15 Ilustrasi : Canva WHAT TO EXPECT : teenager issue, family issues, dating issue, friendship, criminal
All Rights Reserved
#242
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Touch Me Not
  • better move on or wait on?
  • Date, Prodigious Partner!
  • Over Hills (COMPLETE)
  • Buy One Get (Me) One
  • The Last Choice
  • Secercah dari Segalanya
  • ANURAGI
  • Matahari Matahati
  • Sabuk Merah Jambu

Apa jadinya jika Faya yang alergi 'orang miskin' justru mengalami nasib serupa? Jatuh miskin. Ayah yang tak bertanggung jawab dan melarikan diri. Meninggalkan Faya seorang diri bertahan hidup. Perubahan drastis dalam hidup membuat Faya benar-benar serasa dilempar ke dalam jurang tanpa dasar. Faya hanya punya dua pilihan, menjalani hidup 'miskin' versinya atau mati. Tapi karena Faya takut mati, maka hanya ada satu pilihan baginya, bertahan hidup!

More details
WpActionLinkContent Guidelines