Dhiajeng Kinasih selalu berpikir hidupnya sudah sempurna. Putri seorang Menteri Pertahanan, cucu mantan Wakil Presiden, dan perempuan yang mencintai satu laki-laki sejak masa SMA-Tribrata Nayadharma. Dia mencintainya tanpa setengah-setengah. Bahkan sampai melakukan hal yang seharusnya tidak pernah dia lakukan hanya agar laki-laki itu bisa berdiri lebih tinggi meraih mimpinya. Dhia pikir itu cinta. Sampai malam itu saat dia mendengar sendiri bagaimana dirinya dibicarakan oleh seorang yang sangat dicintainya, bukan sebagai perempuan yang berharga tapi sebagai pijakan. Sebagai sesuatu yang hanya dimanfaatkan. Hancur, iya. Dan karena itu Dhia memilih pergi. Jauh dari dunia yang membesarkan namanya. Jauh dari laki-laki yang pernah jadi segalanya. Di tempat asing yang tidak mengenal siapa dia, Dhia mulai membangun ulang dirinya. Dan di sana dia bertemu seseorang yang sama sekali tidak peduli dengan nama besarnya. Seseorang yang tidak butuh dia sebagai Putri Arya Mahendra Adiningrat yang berkuasa. Seseorang yang tidak akan pernah menggunakan dia. Masalahnya laki-laki itu adalah orang yang seharusnya paling tidak bisa dia cintai.
More details