Akara [ON GOING]

Akara [ON GOING]

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2026
Pertanyaan tentang "Untuk apa kita dilahirkan?" cukup melekat pada beberapa dari kita. Kehidupan yang terasa sangat sulit untuk diterima membuat pertanyaan itu terus muncul. Berpikir keras mengapa kita harus terlahir padahal tak pernah diharapkan, atau tak dapat diterima oleh orang-orang di sekitar kita. Menyedihkan, kata itu sangat cocok untuk orang-orang yang berada pada posisi tersebut. Mereka terus mengasihani dan mempertanyakan diri sendiri "Benarkah aku pantas untuk berada di sini?" "Akan kah mereka menerima keberadaan ku?" Atau "Apa aku sudah cukup baik untuk berada pada garis edar mereka?". Pertanyaan pertanyaan yang entah dapat terjawab atau tidak. Namun, gadis itu, Akara, ia telah bertekad untuk mencari tahu jawabannya. Bukan untuk memuaskan rasa penasaran, bukan untuk menambah pengetahuan, ia melakukannya hanya untuk satu hal sederhana yang sulit didapatkan, yaitu 'penerimaan'.
All Rights Reserved
#704
teenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • Hot girl
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Where They All Look At
  • NINGRUM
  • Almost Married (END)
  • The Imperfect Señorita
  • SECOND TASTE

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines