The GRAND bleu GRASESS

The GRAND bleu GRASESS

  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2026
Sialan! Kinanti Rinjani tak habis pikir. Dari sekian juta penduduk bumi khususnya di daerah jakarta. Kenapa cowo brengsek itu yang harus jadi Excecutive Chef tempat ia melamar kerja. Woahhh! Kenapa? Kenapa? Kenapa harus Gavindra Nathaniel de grases. Kinan membencinya setengah mati. Sialnya dia harus jadi kacung dapur atau seorang Kitchen Asisten yang kerjanya muterin bak cuci, gosok panci dan nyuci schelop sampe tangannya yang jelek makin jelek. Sialnya lagi. Ternyata kelakuan gavindra lebih setan daripada jaman SMA. "Kamu! Satu kesalahan kecil, kamu saya buang ke tempat sampah!" "Kinanti? Kamu punya otak kan? Atau udh kamu jual!" "Kinanti, kalo kamu gak becus kerja mening angkat kaki dari resto saya" "Astaga Kinanti, Saya gak pernah ketemu orang seperti kamu. Bener bener stupid. Get out." Washhh sialan! Ingin sekali Kinan menempeleng bibir gavin yang pedas dengan pantat panci gosong, atau menyumpel nya dengan jeroan sapi. Namun sialnya lagi, orang miskin tidak punya pilihan. Hanya di dapur the grand bleu grases ia mendapatkan gaji layak. Ia memang tidak tau akan sanggup atau malah mati karena stress dan capeknya kerja di dapur sebagai asisten dapur. Namun mati kelaparan jauh lebih menyakitkan. Kepalang udh kepeleset di dapur setan gavindra lebih baik nyebur sekalian. Mati itu urusan nanti.
All Rights Reserved
#146
komedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S T U C K ✔ (END)
  • Princess In Rock
  • Hues of You
  • (ID Ver) THE NIGHT TEETH MISSION :  VELKYA HOLLOW
  • Di Balik Mahkota  {On Going}
  • Baby Galen
  • A Second at Seventeen (TERBIT)
  • Annalise
  • The Crazy Idea
  • REVERSED: Love, Time, and Death ✔️

Cantik, kaya, pintar, namun menakutkan. Itulah deskripsi seorang Saina Fredilla, ketua OSIS dengan segala kesempurnaan yang dimilikinya. Tapi, ternyata kesempurnaan tidaklah menjadi tolok ukur seseorang untuk menyukainya. Karena Saina justru dibenci oleh sebagian besar orang di sekolahnya. Termasuk, Fadzal Arganata. Mencari perkara dengan Saina, sama halnya dengan mencari mati. Tapi celaka, berkat kecerobohannya Fadzal dengan terpaksa harus berurusan dengan Saina. Dan semenjak itu, Fadzal harus rela hidup dan matinya dikendalikan oleh Saina. Bersama hubungan terlarang yang juga terpaksa harus dijalaninya. Amazing cover by @Exactlm

More details
WpActionLinkContent Guidelines