Baby Blues

Baby Blues

  • WpView
    Reads 6,209
  • WpVote
    Votes 793
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
Di sebuah apartemen sempit di pinggiran Seoul, aroma ramyeon instan dan bedak bayi bercampur menjadi satu, menciptakan suasana yang menyesakkan bagi Jennie. Di luar, salju pertama mulai turun membasahi jalanan distrik Mapo, tapi di dalam kamar Jennie, waktu seolah berhenti sejak kepulangan mereka dari rumah sakit tiga minggu lalu. Jennie, yang baru menginjak usia 18 tahun, seharusnya sedang mengenakan seragam sekolah dan mengantre tiket konser bersama teman-temannya. Namun kini, ia hanya duduk meringkuk di sudut kasur, menatap nanar ke arah Lisa-bayi perempuan yang terus merengek di dalam boks bayi. "Diamlah, tolong..." gumam Jennie dengan suara parau. Ia tidak bergerak. Ia tidak ingin menyentuh bayi itu. Baginya, Lisa adalah pengingat hidup akan pengkhianatan kekasihnya yang menghilang tanpa jejak tepat setelah mengetahui Jennie hamil. Pintu apartemen terbuka. Jisoo, kakak tertua yang bekerja di sebuah toko swalayan hingga larut malam, masuk dengan langkah gontai. Di belakangnya ada Chaeng, adik bungsu mereka yang baru pulang dari bimbingan belajar dengan tas sekolah yang berat. "Aku pulang!" seru Chaeng, tapi suaranya langsung mengecil saat mendengar tangis Lisa yang tak kunjung berhenti. Jisoo segera meletakkan tasnya dan berlari ke arah boks bayi. Ia menggendong Lisa, menimangnya dengan cekatan. "Jen, dia haus? Atau popoknya penuh? Kenapa dibiarkan saja?" tanya Jisoo, suaranya mengandung kelelahan tapi tetap lembut. Jennie tidak menjawab. Ia hanya memalingkan wajah ke arah jendela. "Eonnie, biar aku yang buatkan susunya," sahut Chaeng buru-buru, berusaha mencairkan ketegangan. Ia menatap Jennie dengan iba. Ia tahu kakaknya sedang berjuang dengan badai di dalam kepalanya, sesuatu yang orang-orang sebut sebagai Postpartum Depression atau baby blues. EBOOK AVAILABLE
All Rights Reserved
#58
jisoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Distance
  • MOTHERLESS
  • My Wife Is My Teacher
  • Hurt
  • 🄻🄴🅃 🅃🄸🄼🄴 🄳🄴🄲🄸🄳🄴 🅆🄷🄴🄽 🅆🄴 🄼🄴🄴🅃
  • My Nini | JENLISA ✔️
  • Little Monster
  • Pain Killer
  • Kali Kedua ( G!P)
  • UNEXPECTED LOVE !!!
Distance

Jennie Kim berdiri di balik tirai kaca kantornya yang megah, menatap Seoul dari lantai 31. Dari luar, ia tampak seperti wanita sempurna: desainer ternama, mandiri, elegan, dan selalu tampil tanpa cela. Namun tak ada yang tahu bahwa sebagian dari dirinya hilang lima belas tahun lalu-dan tak pernah kembali. Putrinya. Lalisa. Hari itu seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya... tetapi hanya beberapa jam setelah kelahiran, Lisa menghilang dari ruang perawatan bayi. Kejadian itu hampir membuat Jennie kehilangan kewarasan. Tapi ia juga sedang membangun karier dan reputasi. Media selalu menguntit. Jika kabar itu bocor, kariernya akan runtuh. Atas desakan manajemen dan keluarganya, kasus itu ditutup rapat. Tidak ada polisi. Tidak ada pencarian besar. Semua bungkam. Malam yang sama, rumah sakit menemukan seorang bayi perempuan yang dibuang ibunya. Dalam keputusasaan dan ketakutan, Jennie menerimanya dan membesarkannya sebagai putrinya sendiri. E-BOOK AVAILABLE

More details
WpActionLinkContent Guidelines