Lantai 38, Apartemen Candrik. Jayena.
Berdasarkan keterangan penghuni setempat, lantai itu lantai sial. Kata peramal tua di gang Sarayu, lantai tersebut justru akan menjadi awal mula sebuah babak baru. Raden tak percaya peramal, tapi toh, ia tetap berakhir di sini.
Empat kamar. Empat penghuni. Satu kesamaan yang tak mau diakui di depan umum: mereka semua pernah menikah. Dan gagal.
Anka pindah karena mimpi yang tak bisa ia jelaskan. Bethari karena sebuah prediksi yang, biasanya, selalu benar. Ranca karena harga sewanya murah dan ia sedang tidak mau berpikir terlalu keras. Dan Raden? Tanyakan saja pada lantai 30 yang mengusirnya.
Mereka tidak berencana saling mengenal. Tidak berencana saling peduli. Tentu saja tidak berencana untuk mengalami ... yah, apa pun yang terjadi saat ini. Tapi lantai 38 Candrik suka berkonspirasi, dan kehidupan juga masih gemar memaki.
All Rights Reserved