Lianka tidak pernah benar-benar selesai dengan masa lalunya. Ia masih mencintai pria yang dulu terpaksa ia lepaskan hubungan mereka tidak di restui oleh keluarga Kekasihnya dan dia direndahkan karena ekonomi.
Perpisahan itu meninggalkan luka yang mendalam terutama rasa sakit terhadap keluarga pria yang telah menghancurkan masa depan yang pernah mereka rencanakan bersama.
Waktu berlalu, tetapi perasaan Lianka tetap sama. Ia mencoba melanjutkan hidup, namun bayang-bayang cinta itu selalu kembali, diam-diam menetap di hatinya.
Hingga akhirnya, Lianka memutuskan untuk berhenti lari. Ia datang kembali, bukan untuk sekadar mengenang, melainkan untuk menagih janji yang pernah diucapkan oleh pria yang masih ia cintai janji tentang masa depan, tentang pernikahan, tentang mereka.
Namun, pertemuan itu tidak hanya membawa kembali cinta yang belum usai, tetapi juga membuka luka lama yang selama ini ia pendam. Di satu sisi, Lianka masih menginginkan pria itu. Di sisi lain, ia belum bisa melupakan bagaimana keluarganya pernah merendahkan dan melukai harga dirinya.
All Rights Reserved