Sepuluh Tahun Setelah Putus

Sepuluh Tahun Setelah Putus

  • WpView
    Reads 20,190
  • WpVote
    Votes 4,071
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Contract Relationship
Second Chance
Happy Ending
Cattleya Ghyna, perempuan berusia 28 tahun yang bekerja sebagai CMO di perusahaan rintisan, bersumpah tidak mau menikah. Papanya yang patriarki berselingkuh demi mendapatkan anak laki-laki dan tidak mau menceraikan mamanya hingga rumah mereka selalu diisi pertengkaran, teriakan, juga suara bantingan barang. Namun, Ghyna harus menikah kalau tidak mau tanah senilai 30 miliar milik omanya jatuh ke tangan Papa. Dia pun terpaksa meminta bantuan Lan, mantan pacarnya sepuluh tahun silam, untuk menikahinya. Ghyna berpikir, pernikahan mereka akan selesai begitu Oma mengganti nama kepemilikan di sertifikat tanah. Sayangnya, menikahi mantan yang masih dia cintai tidak semudah yang Ghyna bayangkan. *** Desain sampul oleh hastapena. Sudah tamat dan bisa dibaca lengkap. Dengarkan daftar putar di bit.ly/STSP_playlist
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drizzle
  • Pulang
  • Eat, Drink, and Be Married (COMPLETE)
  • Project: In-Laws
  • This Too Shall Pass
  • LIVE IN YOUR SKY AS A STORM ✓
  • Benci, tapi Cinta, tapi Benci
  • Rayan
  • Play Pretend
  • Rumah Naa dan Ben
Drizzle

Aku baik-baik saja, tapi kenapa aku tidak bahagia? - Laksita Jovanka Wibowo, 26 tahun, arsitek Apa yang aku lakukan ini salah? Di pasal mana aku melanggar komitmen? - Ganindra Sabiru Hernowo, 35 tahun, notaris. Mereka menikah bukan karena perjodohan. Mereka hanya dikenalkan. Setelah empat bulan pendekatan dan merasa cocok, mereka secara sadar memutuskan untuk menikah enam bulan kemudian. Baik Gani maupun Sita sepakat bahwa mereka cukup dewasa untuk memahami kalau pernikahan adalah sebuah transaksi fungsional. Tidak masalah kalau pernikahan mereka dilandasi alasan praktis. Dan sepakat cinta dan kasih sayang akan tumbuh dan berkembang dalam hubungan yang halal dan bertanggung jawab. Lalu kenapa setelah beberapa bulan, Sita merasa sangat tidak bahagia? Dan Gani juga bingung salahnya di mana? Konflik tak kasatmata ini akhirnya membuat mereka sadar bahwa bukan hanya hujan badai yang bisa menghancurkan sesuatu. Namun hujan kecil yang terus-menerus membasahi pun berpotensi membuat seseorang sakit perlahan-lahan dan berujung kehancuran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines