SANGKALA

SANGKALA

  • WpView
    Reads 19,155
  • WpVote
    Votes 1,217
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jul 17, 2026
⚠️🚫M-PREG WARNING🚫⚠️ A local Sundanese homosexual folkromance story *** Biru hanyalah seorang seniman muda yang telah kehilangan pegangan pada kuasnya. Ia melarikan diri dari hiruk-pikuk kota Bandung yang terasa seperti penjara, menuju puncak Giriharja Ningrat yang tertutup kabut rapat bak perisai di setiap tahunnya. Di sana ia bertemu dengan Gantra; seorang pemangku adat desa sekaligus pemain instrumen Tarawangsa yang kaku, namun sosoknya menyimpan wibawa dan kharisma khas jajaka tanah desa. Seniman muda itu jelas tidak menyadari bahwa kedatangannya bukan hanya membawa raga yang lelah. Namun, turut membangkitkan fragmen gelap di hulu lembayung yang telah lama menanti kedatangan jiwanya-yang telah lama tergadai di bawah akar besar jantung hutan. Hingga ketika jiwa murni nan rapuh itu hampir ditelan pekatnya kegelapan, Gantra-di balik wajah tenangnya yang tanpa syarat, hari itu mengucapkan sumpah paling berat sepanjang perjalanannya menjadi seorang pemangku adat. "Apapun akan saya usahakan, asalkan tawa bahagia di wajah Biru tidak pernah hilang...." *** Cocok? Lanjut. Gak cocok? Just leave it ┐('∀`)┌ ᮞᮀᮊᮜ (Sangkala) Tanah Sunda, 19 April 2026 Publishing on 26 April 2026
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  Panamaya Saskara
  • Out Of Frame [Mpreg]
  • MANDRAGUNA
  • Barong
  • SMITTEN [BL LOKAL]
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong
  • Ink Between Us (End)
  • PENGGANTI
  • Somewhere We Never Ended
  • Wadah Leluhur  {END}
  • Romo, barong mu lepas lagi!
  • Sukma Lara [END]
  • Dek ; Ast.
  • Akang Jenderal [END]
  • Jalur yang salah
  • SadaKana
  • Namamu Tersimpan Di Balik Mitos (End)
  • Kontrak Cinta Di Atas Kertas { END }
  • kembang setaman_ END
  • Pinesthi Desa Sumberwening

Demi menghindari obsesi sahabatnya, shankara meninggalkan kota dan lebih memilih tinggal didesa, Tapi siapa sangka setelah tinggal di desa kehidupanya semakin berantakan "Biarin gue bebas kai" "Jika Lo gak bisa jadi milik gue, maka lebih baik Lo jadi milik tuhan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines