Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 1, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Preparatoria
Cinta bagi Elara Naysha adalah perjalanan yang tak sederhana. Dari Raka, cinta pertama yang manis, hingga Ryan yang sempat ia anggap takdir namun justru meninggalkan luka terdalam lewat pengkhianatan. Di saat hatinya runtuh, Aldric Mahesa hadir dengan ketulusan dan kesabaran, menemani Elara bangkit hingga meraih impian di Surabaya. Saat ia mulai menemukan kedamaian, masa lalu kembali datang lewat penyesalan Ryan. Elara pun terjebak di antara kenangan, luka, dan harapan baru. Akankah Elara kembali ke pelukan masa lalu yang penuh memori, ataukah ia akan melabuhkan hatinya pada seseorang yang telah membuktikan bahwa cinta sejati adalah tentang bertahan?
Todos los derechos reservados
#49
tentangkita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido