Lengkap Belum Tentu Cemara

Lengkap Belum Tentu Cemara

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadLengkap Jum, Mei 22, 2026
Lengkap, Belum Tentu Cemara Dari luar, keluarga Alya terlihat sempurna-ayah, ibu, kakak, dan adik yang hidup dalam satu rumah besar. Semua orang mengira mereka bahagia, karena apa lagi yang kurang dari sebuah keluarga yang lengkap? Namun di balik pintu rumah itu, tidak ada kehangatan yang sesungguhnya. Alya, sebagai anak pertama, terbiasa memendam semuanya sendiri. Ia harus terlihat kuat, harus mengalah, dan harus tetap tersenyum, bahkan saat hatinya perlahan hancur. Di tengah pertengkaran orang tua yang tak kunjung usai dan hubungan keluarga yang semakin renggang, Alya hanya ingin satu hal sederhana-rumah yang benar-benar terasa seperti rumah. Ketika satu per satu keadaan mulai berubah dan keluarga itu semakin retak, Alya dipaksa menghadapi kenyataan bahwa "lengkap" tidak selalu berarti "bahagia". Ini bukan hanya cerita tentang keluarga. Ini adalah cerita tentang luka yang dipendam, tentang perasaan yang tidak pernah tersampaikan, dan tentang perjuangan untuk tetap bertahan di tempat yang seharusnya menjadi tempat paling aman. Karena terkadang, yang paling menyakitkan bukan kehilangan... melainkan tetap bersama, tapi merasa sendirian. #rameindongsssssss #ceritake2
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Halo, Kanael!
  • ELIAN ✓
  • Trouble Maker
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Target Si Supir
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Auto Save!

Kecelakaan tragis sembilan tahun lalu telah merenggut paksa dunia Kanael, hanya menyisakan raga yang tumbuh dengan jiwa yang terperangkap di usia balita. Bertahun-tahun Kanael hidup sebagai bayangan di rumahnya sendiri. Menjadi pelampiasan amarah yang tak berujung, dan dianggap tak lebih berharga dari sekadar beban. Di rumah itu, Kanael belajar bahwa keluarga adalah awal dari rasa sakit. Namun, saat Kanael pikir dunia benar-benar telah berakhir, ia justru menemukan rumah yang sesungguhnya. Tempat di mana Kanael tak perlu lagi meringkuk gemetar di kolong tempat tidur yang dingin dan kotor. Tempat di mana rasa sakitnya tak lagi harus ditanggung dalam diam. Sebab di sana, ada tangan-tangan hangat yang bersedia mendekap kerapuhannya. Kanael menemukan keluarga yang tak akan melepaskan genggamannya, meski dunia terasa terlalu bising. TW: child abuse, family trauma, PTSD/trauma response, family conflict, healing journey. [Start: 27 April 2026]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan