The Fourth Oath

The Fourth Oath

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2026
Alessandra Rosley adalah generasi keempat dari keluarga pengacara yang terikat dalam sebuah perjanjian lama dengan keluarga Ashford. Sejak kecil, ia dibesarkan untuk memastikan setiap kasus yang ia tangani selalu berakhir dengan kemenangan. Untuk menjaga perjanjian itu tetap berjalan, ia dijodohkan dengan Rowan Ashford, pewaris keluarga tersebut. Namun sebelum pernikahan terjadi, Alessandra diculik oleh pihak yang berseberangan, dan dari situlah ia mulai melihat sisi lain dari dunia yang selama ini ia jalani. Sebuah kejadian tak terduga yang membawanya keluar dari lingkaran yang selama ini membentuk hidupnya, dan untuk pertama kalinya, ia dihadapkan pada sesuatu yang tidak bisa ia kendalikan.
All Rights Reserved
#7
generasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hot girl
  • Almost Married (END)
  • The Imperfect Señorita
  • NINGRUM
  • SECOND TASTE
  • Where They All Look At [ END ]
  • Kembang Desa
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • R É G A L I S

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines