YANG TERTINGGAL DI WAKTU YANG SAMA

YANG TERTINGGAL DI WAKTU YANG SAMA

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 24, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
kisah tentang cinta yang tidak pernah benar-benar dimulai, tapi meninggalkan luka yang begitu dalam. Cerita ini mengikuti perjalanan seorang perempuan yang terjebak dalam kenangan tentang Arka-seseorang yang pernah terasa seperti rumah, tanpa pernah benar-benar menjadi miliknya. Hubungan tanpa status, tanpa kepastian, namun penuh kebiasaan yang perlahan tumbuh menjadi rasa yang sulit dilepaskan. Ketika Arka pergi tanpa penjelasan, ia tidak hanya kehilangan seseorang-ia kehilangan arah, waktu, dan sebagian dari dirinya sendiri. Bertahun-tahun ia hidup di antara kenangan dan harapan yang tidak pernah selesai, mencoba move on, namun selalu kembali ke titik yang sama. Sampai suatu hari, Arka kembali-hanya untuk meninggalkan luka yang lebih dalam. Dari pesan sederhana yang membangkitkan harapan, hingga kabar pernikahan yang datang begitu cepat, semuanya memaksa sang tokoh utama menghadapi kenyataan yang selama ini ia hindari. Di tengah patah yang berulang, ia akhirnya memilih untuk pergi-bukan untuk lari, tetapi untuk menemukan kembali dirinya. Di kota baru, jauh dari kenangan lama, ia belajar bahwa sembuh bukan tentang melupakan, melainkan menerima. Bahwa tidak semua yang terasa seperti rumah, ditakdirkan untuk menjadi tempat pulang. Ini adalah cerita tentang melepaskan, tentang berdamai dengan masa lalu, dan tentang keberanian untuk melangkah-meski sebagian dari hati masih tertinggal di waktu yang sama. ---
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#14
cintataksampai
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan