"Aleta Gadis Nakal Gus Adnan

"Aleta Gadis Nakal Gus Adnan

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
📖 Aleta Gadis Nakal & Gus Adnan Aleta Mahira Aqila Panggilan: Aleta Seorang gadis yang sangat cantik, namun memiliki sifat sangat nakal. Hobinya pergi ke klub dan bersenang-senang, membuat kedua orang tuanya sampai pusing dibuatnya. Tak tahan lagi dengan kelakuan putrinya, akhirnya sang Ayah memutuskan mengirim Aleta ke Pesantren Al-Azhar untuk diubah menjadi lebih baik. Gus Adnan - Adnan Mahendra Al-Farizqi Panggilan: Gus Adnan Anak pertama pengasuh Pesantren Al-Azhar yang terkenal di Surabaya. Dikenal dengan sifat dingin, cuek, dan irit bicara, terutama kepada perempuan yang bukan mahramnya. Namun, sifatnya yang tegas itu berubah lembut dan hangat ketika bersama Ummah dan Abahnya. ⚠️ PERINGATAN: Ini cerita buatan sendiri. DILARANG KERAS MENYALIN ATAU MENYALURKAN CERITA INI TANPA IZIN PENULIS! 🚫
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • (Not) BELONG TO YOU
  • The Last Yes!
  • Out of Reach (Selesai)
  • Under The Authority Of Senopati
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Night Calls
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines