Rules & Rebellion

Rules & Rebellion

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
~ Di jam istirahat, lelaki itu sudah berdiri di depan pintu kelas Kayla. Saat Kayla keluar, langkahnya langsung dihadang. Tanpa banyak basa-basi, lelaki itu menodongkan sebuah benda berbentuk persegi panjang yang kini sudah rusak dan terbelah menjadi dua bagian. "Mau tanggung jawab apa gimana?!" ucapnya tegas. "Lo yang nabrak gue tadi pagi. Sekarang lihat kondisi handphone gue," kata lelaki itu dengan nada tegas dan menekan. Tatapannya tajam langsung mengarah ke wajah Kayla. Kayla mengernyitkan dahi, terlihat bingung. Ia benar-benar tidak mengingat kejadian tadi pagi, apalagi sempat memperhatikan wajah orang yang ia tabrak.
All Rights Reserved
#3
segitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • Heyu : Second Gear
  • President's Wife
  • Ini Kinanti Mas [21+]
  • Jerico Anderlino
  • Kamu Hanya Milikku

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines