Endless Feeling

Endless Feeling

  • WpView
    Reads 1,554
  • WpVote
    Votes 218
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2026
(Kalila ingin keadilan, Harvey ingin Kalila.) Kalila tidak akan berhenti sampai ia menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian kakaknya. Di tengah pencarian yang melelahkan, ia bertemu kembali dengan Harvey, teman masa SMA-nya yang hadir sebagai penenang. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, sebuah kenyataan pahit terkuak. Pelaku yang selama ini dicari Kalila ternyata berada jauh lebih dekat daripada yang ia bayangkan. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, apakah cinta sanggup bertahan di atas rasa kehilangan?
All Rights Reserved
#370
acak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Three Crowns Entwined | HARQEEL (Complete√)
  • SOMEONE BETTER
  • Until The Rain Rewrites Us
  • HARRY, GUE HAMIL! 🔞 | HARQEEL
  • SIANIDA
  • Stepfather; The Forbidden Glipmse🔞
  • Dua Takdir
  • Sugar Mommy || Harqeel
  • Burning Past
  • Business Bride

Untuk menyelamatkan grup keluarga yang hampir bangkrut tiga saudara yang sangat cantik diberi misi untuk menaklukkan tiga pangeran grup paling berpengaruh di Indonesia. Trio cantik pun menggunakan gara-gara licik dengan versi masing-masing. "Maaf, soal tadi." "Lupakan saja." "Biarkan aku menebusnya." Amora mencium bibir Bentala, bersama dengan blitz kamera orang yang sudah dia bayar sebelumnya. Bentala segera mendorong Amora kuat. "Kasar sekali pada wanita!" "Apa yang kamu lakukan?! Lancang sekali!" Marah Bentala. "Kenapa? Tidak Terima? Kamu bisa membalasnya kapan saja kok. Ini kartu namaku." Amora memberikan kartu namanya sebelum pergi, Bentala menggeram kesal. "Wanita sialan!" *** "Aku tahu aku memang sangat memesona, tapi tidak sopan memotret orang tanpa izin." "Aku tidak memotretmu." "Temanku bilang sejak tadi kamu membidikku." "Aku sedang memotret semut, tidak percaya lihat saja sendiri." Aurora mengambil kamera dan benar saja tidak ada wajahnya di sana, "Tetap saja ada bagian tubuhku yang kamu potret di sini." "Silahkan hapus."

More details
WpActionLinkContent Guidelines