Possessive Symphony

Possessive Symphony

  • WpView
    Reads 1,004
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
​Dahulu, melodi kehidupan mereka terasa begitu harmonis, jauh sebelum tragedi tragis terjadi. Setelah sebuah kecelakaan tragis merenggut kedua orang tuanya dan segalanya, Jeno dibesarkan oleh keluarga Renjun sebagai adik angkat. Namun, seiring berjalannya waktu, kehangatan persaudaraan itu perlahan memudar, digantikan oleh obsesi yang gelap dan menyesakkan. ​Saat Jeno berusia 15 tahun dan bangkit sebagai seorang True Alpha yang Dominant, sifat protektif yang semula manis berubah menjadi simfoni kepemilikan.Baginya, Renjun bukan sekadar kakak Renjun adalah pusat semestanya, sebuah jiwa yang harus ia miliki sepenuhnya. ​Di bawah tatapan tajam dan jeratan tak kasat mata, Renjun tersadar bahwa ia tidak lagi berada di dalam rumah yang aman, melainkan dalam sangkar emas yang dibangun oleh obsesi adiknya. Di dunia yang diciptakan Jeno, satu hal yang pasti jiwa yang telah terperangkap tidak akan pernah bisa bebas. ​
All Rights Reserved
#1
huangrenjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Same, But Not
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Servant [James Harem]
  • Last Hope - Cawooz
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Justine
  • Garwo
  • Jodoh Pilihan Mama

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines