Sebelum Menjadi Mutiara

Sebelum Menjadi Mutiara

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Abdur tidak pernah memilih jalan ini. Ia dipaksa, ditinggalkan, dan harus menjalani kehidupan yang tidak pernah ia inginkan. Di tempat yang terasa seperti penjara, ia belajar tentang kehilangan, persahabatan, dan arti keluarga yang sesungguhnya. Setiap hari adalah tekanan. Setiap langkah adalah ujian. Namun, seperti kerang yang menahan luka hingga melahirkan mutiara... perlahan, sesuatu dalam dirinya mulai berubah. Ini bukan kisah tentang kesempurnaan. Ini adalah kisah tentang proses yang menyakitkan- sebelum seseorang benar-benar menjadi berharga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines