Program Pengabdian Masyarakat | On Going

Program Pengabdian Masyarakat | On Going

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
⛔Disclaimer: Cerita murni imajinasi author. Izin menggunakan member Seventeen sebagai visualisasi *** Tiga belas mahasiswa dari jurusan yang berbeda dipilih untuk menjalankan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) di sebuah desa yang baru saja dilanda bencana. Tanpa pernah saling mengenal sebelumnya, mereka dipaksa bekerja sama dan tinggal dalam satu atap selama masa pengabdian. Perbedaan latar belakang, kepribadian, dan cara berpikir kerap memicu konflik di antara mereka. Namun, di tengah keterbatasan dan luka yang masih membekas di desa tersebut, perlahan mereka belajar memahami arti kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian. Perjalanan ini bukan hanya tentang membantu orang lain, tetapi juga tentang menemukan makna baru dalam persahabatan, mimpi, dan diri mereka sendiri.
All Rights Reserved
#881
seventeen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • MOTHER
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • ATMA FATAMORGANA

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines