Bukan Sembarang Figuran

Bukan Sembarang Figuran

  • WpView
    Reads 542
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
Mati konyol adalah definisi hidup Azkayres. Siapa sangka, perjalanannya berakhir hanya karena mobil tahu bulat yang digoreng dadakan? Bukannya ke surga, Azkayres malah bangun di tubuh seorang figuran yang nasibnya cuma jadi tumbal demi plot utama dimulai. Bisakah Azkayres mengubah alur sebelum maut menjemputnya untuk kedua kali? Harap maklum dengan segala kekurangan dan typo yang ada karena ini tulisan pertamaku. Aku sangat menghargai setiap kritik dan saran yang kalian berikan. Cerita ini murni hasil pemikiran sendiri, bukan hasil plagiasi jika ada kesamaan, maka itu tidak disengaja. Just for your information, cerita ini bukan BxB ya! Untuk cover, aku ambil dari Pinterest
All Rights Reserved
#376
transmigrasiboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Don't Want to Fight Anymore
  •  Arga's Second Life
  • Reyfaldi, Rey Or Faldi?
  • Theodoric Lincoln Abelard
  • Hit The Mask
  • Completing The Mission (Slow Update)
  • KAEL-AN
  • FIGURAN KESAYANGAN
  • Zyruvie Elnathenz
  • the rebirth of an alvaro

Berjuang? sungguh kata yang bagus untuk menyemangati seseorang. tapi apa jadi nya jika itu justru menjadi bumerang untuk seorang anak berumur 15 tahun ini? dia telah tertukar sejak bayi dan baru ditemukan pada umur 13 tahun. Dia berpikir hidupnya akan baik-baik saja dan bahagia, Siapa sangka.. bukan saja kebahagiaan menjadi hal yang langka, Rasa sakit justru selalu mengiringi nya. Dia dibenci, dia dipandang hina, dia dipandang remeh...dipandang apalagi? Menjijikkan? Sio Alkara yang tidak menyandang marga keluarga, Dia tersingkirkan seperti sampah. Hidupnya seperti sebuah lelucon. Hingga berumur 20 tahun, Dia menghabiskan hidupnya dalam berjuang tanpa hasil. Setelah terlahir kembali di umur 12 tahun, Sio bukan lagi anak kecil polos yang berharap kasih sayang, Dia hanya ingin hidup sendiri dan menjalani hidup dengan tenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines