eternal forever with you

eternal forever with you

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
Enemies to Lovers
Happy Ending
cerita ini saya buat karna saya sangat suka akan menulis novel dan semoga aja cerita ini bisa berkembang dan banyak yang terhibur rafael giant Ermanno adalah seorang ceo di perusahaan yang sangat terkenal dan cukup besar dan ia juga seorang yang sangat di siplin akan waktu,bukan hanya itu rafael juga seorang yang sangat petakilan dan keras kepala,malah di pertemukan dengan gadis kecil yang sedang berkuliah dengan tingkah plenger/petakilan,membuat dua plenger menyatu dan bagaima kisah selanjutnya.....silahkan masuk ke cerita "mantap gak gueh" tanya rafael sambil bergaya dan mengedipkan mata. "hah mantap?apanya yang mantap dari lo?" "ANJINGGG KITA BANGET" WARNING!!! TIDAK ADA PENYIPLAKAN ATAU PENYALINAN DI CERITA INI,KARENA CERITA INI PURE HASIL IMAJINASI SAYA. ooo iya bagi yang masih di bawah 17 tahun jangan baca ya,ada adegan dewasa di dalamnya,tunggu besar dulu ya baik yang masih kecil. HAPPY READING✨
All Rights Reserved
#912
possesive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines