WILDEST DREAMS

WILDEST DREAMS

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2026
Aku tidak pernah percaya pada algoritma, apalagi pada sebuah aplikasi yang menjanjikan "pertemuan sempurna" hanya dalam sekali geser. Bagiku, hidup sebagai siswi kelas unggulan di SMA dan kesibukan di OSIS sudah cukup menyita waktu. Hingga akhirnya, Januari datang membawa sebuah glitch yang tidak terduga. ​Namanya Satya Januardhi. ​Dia adalah segala sesuatu yang tidak pernah kubayangkan. Dia adalah Arek Suroboyo dengan logat lugas yang bisa mendadak berubah menjadi sangat lembut saat berbicara denganku. Dia adalah sang juara di bengkel SMK Elektro yang lebih akrab dengan timah dan solder, sementara aku terjebak dalam tumpukan buku paket Fisika-Kimia dan rumus-rumua rumit. ​Kami adalah dua dunia yang berbeda, yang kebetulan bertemu dalam satu frekuensi sinyal yang sama. ​Awalnya hanya obrolan malu-malu tentang perbedaan sekolah kami, lalu berkembang menjadi rutinitas yang membuatku kecanduan. Kami saling menyayangi dalam diam, saling menjaga tanpa ikatan, dan membangun mimpi indah di antara hiruk pikuk jalanan Surabaya. Kami merasa cukup, sampai akhirnya aku sadar bahwa dalam hubungan tanpa status, kehilangan adalah risiko yang tidak punya ruang untuk diprotes. ​ Tentang sebuah pertemuan yang terasa seperti mimpi paling indah, yang pada akhirnya memaksaku untuk bangun dan melepaskan seseorang yang sebenarnya... tidak pernah benar-benar menjadi milikku. ​"Say you'll remember me, Satya. Even if it's only in your wildest dreams."
All Rights Reserved
#21
related
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tumbuh Dengan Luka
  • Pernikahan Rumit
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • THE HEIRESS 1975
  • One Shot Desire 21+
  • Mas Masinis
  • SANGGAR GSKY🐎
  • The Devil in a Bunny Suit

Dulu, Devan adalah kebanggaan. Kini, ia tak lebih dari sesosok "serangga" yang kehadirannya tak diinginkan. Satu insiden di masa kecil meninggalkan bekas luka di wajahnya, sekaligus menghapus namanya dari hati kedua orang tuanya. Di rumah, ia diabaikan; di sekolah, ia dihina sebagai monster. Devan tetap tegak meski badai cacian menghantamnya setiap hari. Namun, di balik ketegarannya, Devan menyimpan rahasia yang mematikan. Ada bom waktu bernama kanker otak dan sumsum tulang belakang yang perlahan merenggut nyawanya. Devan memilih bungkam, membiarkan rasa sakit itu menjadi rahasia antara dirinya dan bi Inah, satu-satunya orang yang masih menganggapnya manusia. Ketika waktu Devan kian menipis, akankah keluarganya sadar bahwa mereka telah membuang permata yang hampir redup? Ataukah penyesalan baru akan datang saat Devan benar-benar tak lagi ada? "Jangan cari aku saat aku sudah tak ada, karena saat itu, lukaku sudah benar-benar sembuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines