SELINDUNG

SELINDUNG

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2026
Aku hanyalah gadis biasa yang hidup di sudut ruang yang tak terlihat. Sedangkan dia? Arka. Cowok yang ibarat bintang-terang, sempurna, dan menjadi alasan seluruh siswi di sekolah ini tersenyum. Sejak pertama kali mata kita bertemu, aku tahu posisi kita berbeda dunia. Jadi, aku memilih untuk menyimpan rasa ini rapat-rapat. Menyelipkannya di balik catatan, di balik senyuman, dan di balik keberanian yang kupaksakan tumbuh. Karena dia, aku berubah. Dari yang tak percaya diri, belajar merawat diri, hingga berjuang mati-matian menjadi yang terbaik. Bukan semata agar dia menyukaiku, tapi agar aku pantas untuk sekadar berdiri di dekatnya. Ini adalah cerita tentang cinta yang disembunyikan. Tentang perasaan yang tak mampu terucap, namun cukup kuat mengubah segalanya. "Kau selipkan rasa, yang tak mampu terucap..." Akankah selimut ini terbuka suatu saat nanti? Atau biarkan saja ini menjadi rahasia terindah yang kusimpan selamanya?
All Rights Reserved
#8
kisahremajasekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines