Byakugan no Hikari - END

Byakugan no Hikari - END

  • WpView
    Reads 7,533
  • WpVote
    Votes 971
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Naruto
💠Dibuat dengan bantuan ChatGPT 💠Karakter milik Masashi Kishimoto. 💠Cerita tak sesuai alur 💠Bacaan Pribadi Aku hanya anggota Cabang Hyuga-yang bahkan namanya tak pernah dianggap penting untuk diingat. Dan lebih anehnya... aku adalah adik Neji. Sesuatu yang bahkan tidak pernah ada dalam sejarah yang seharusnya. Tapi aku ada di sini, berdiri dalam celah yang tidak seharusnya terbuka, seperti kesalahan yang dibiarkan hidup. Lama-kelamaan, aku mulai mengerti. Mengerti kebencian Neji yang dingin, yang tidak lahir begitu saja. Mengerti bagaimana rasanya hidup di bawah segel yang menandai kami sebagai milik-bukan manusia yang bebas memilih jalan sendiri. Lalu aku bertanya dalam diam... kenapa hanya kami yang harus menanggungnya? Awalnya aku tidak membencimu, Hinata. Aku bahkan tidak pernah punya alasan untuk itu. Tapi lama-kelamaan, perasaan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih gelap dari sekadar ketidaksukaan. Karena di mataku, kau tetap berdiri di sisi yang "lebih baik". Bukan karena kau lebih kuat... tapi karena kau lahir di tempat yang tidak pernah mengikatmu dengan segel seperti kami. Dan entah sejak kapan, aku mulai membencinya. Bukan hanya dirimu... tapi dunia yang memutuskan sejak awal siapa yang layak menjadi utama, dan siapa yang hanya bayangan yang boleh terluka tanpa suara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines