Simalakama

Simalakama

  • WpView
    Dibaca 0
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 26, 2026
WpInfo
Non-fiksi
"Pernahkah kalian mendengar frasa buah simalakama?" Peribahasa ini cukup populer dikalangan masyarakat. Biasanya dikenal dengan istilah "dimakan mati ibu, tidak dimakan mati ayah". Itu menggambarkan situasi yang serba salah, apapun yang dilakukan pastilah salah. Satria Hadinata, seorang remaja laki-laki yang berusia 18 tahun. Ia dikenal sebagai anak yang periang dan ceria, bahkan disukai oleh banyak orang. Baru-baru ini ia masuk disalah satu universitas yang tidak pernah ada dibenaknya. Awalnya ia berpikir bahwa semua akan baik-baik saja, namun itu berubah setelah ia menjalani kehidupan perkuliahan. Satria berusaha menahan semua rasa sakit yang kian hari makin terasa. Rasa takut dahulu semakin ia rasakan, hingga akhirnya ia depresi. Dalam benaknya, Satria bingung harus berbuat apa. Lantas, apa yang akan Satria lakukan kedepannya? Apakah ia akan bisa bertahan, atau malah ia menyerah dengan keadaan kalah?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Drama di Pintu Kosan
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan