Human
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
Kisah seorang gadis yang ingin hidup tenang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Abo Desire
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • GALEN PRADIPTA
  • When The Villain Called Me Mother
  • The Duke'S Red String
  • SERAPHINA : I'am The Villainess, So What?
  • Just let me live, Duke!
  • A Family of Villains

⚠️UPDATE SETIAP HARI SELASA DAN JUM'AT ⚠️ Dibuang ke tanah beracun Obsidia oleh tunangan sendiri, Valeriana von Rosier divonis mati dalam setahun akibat jantung yang rusak. Tapi bagi mantan dokter bedah gila kerja ini, Obsidia bukan tempat pembuangan. Itu adalah Tambang Emas. Udara beracun? Kita jual kubah Oksigen. Lumpur panas mematikan? Kita kemas jadi Skincare Mewah seharga puluhan emas. Kastil hantu? Kita ubah jadi Resort Bintang Lima. Hanya satu masalahnya: Penjaga kastil itu bukan manusia. Dia adalah Kieran, Pangeran Iblis yang bisa menghancurkan satu benua dengan jentikan jari. Namun, alih-alih takut, Valeriana menyodorkan kontrak kerja. "Jadilah Butler-ku, Tuan Iblis. Dan aku akan memberimu tontonan paling mahal: Kehancuran orang-orang yang membuang kita." Masalahnya, Kieran tidak hanya menginginkan uang atau tontonan. Dia mulai menginginkan jantung Valeriana. Secara harfiah... dan kiasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines