Harapan

Harapan

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Kisah ini murni dari pemikiran author sendiri. Kisah pertama yang author tulis. Bila ada kekurangan mohon dimaklumi🙏🏻 _________________________________________ "Terkadang aku iri pada orang lain, dan bertanya mengapa aku tak seperti mereka?" Zara Rahmadania tahu bahwa menjadi anak perempuan pertama di sebuah keluarga sederhana bukanlah tugas yang mudah. Di saat teman-temannya sibuk memikirkan hari esok yang ceria, Zara justru terjebak dalam ketakutan akan masa depan. Ini adalah kisah tentang perjuangan menemukan cahaya di tengah mendung yang ia bawa sejak kecil. Tentang persahabatan yang menguatkan, cinta yang menenangkan, dan sebuah jawaban atas pertanyaan: Apakah ia berhak memiliki harapannya sendiri? _________________________________________ Yang Plagiat😊Ati² kutukannya sampai akhirat🤫 Note:sampul dari pinterest #Harapan #AnakPertama #TeenFiction #Keluarga #Drama #GadisDesa #Lokal #Melankolis #AksaraZR #ZaraRahmadania #Remaja #MentalHealth #SadStory
All Rights Reserved
#483
teenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • Jerico Anderlino
  • Ini Kinanti Mas [21+]
  • Lady Mafia
  • The Cold Ceo's Hidden Heir

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines