Bagi Elzio Arka Syailendra, tantangan terbesar dalam hidupnya bukanlah menaklukkan ujian matematika Pak Bambang, melainkan membuktikan kepada Arseano Vyan Mahardika kalau dia bukan lagi "Dede" yang hanya bisa minta izin beli es krim. Bertetangga sejak kecil membuat Arsean terbiasa menganggap Elzio sebagai adik kecil yang lucu, tengil, dan harus selalu dijaga. Setiap kali Elzio mencoba bertingkah dewasa-atau yang dia sebut sebagai mode dominan-Arsean hanya akan membalasnya dengan senyum manis dan kalimat maut: "No no, El kan masih kecil." Namun, di balik tembok pagar yang membatasi rumah mereka, ada satu lingkaran pertemanan yang tidak kalah kacau. Ada Raga si "Tiang Listrik" yang hobi menjaili Elzio, Kavin yang menjadi pelabuhan tenang di tengah kebisingan, dan Hazen si jenius kaku yang sering jadi korban eksperimen cinta Elzio. Apakah Elzio berhasil mendapatkan izin permanen untuk memanggil Arsean tanpa embel-embel "Kakak", ataukah dia akan selamanya terjebak dalam status "Tetangga Rasa Adik"? [#2 in keonhyeon : 08.04.26]
More details