We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Singularity: Volume 1. The Incomplete One

Singularity: Volume 1. The Incomplete One

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 18, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Action and Thriller
Adventure
Survival
Hikaru Astra, seorang pemuda penerus keluarga Astra, terpaksa melompati dimensi bersama Hiraki Yuko demi kabur dari kejaran sosok misterius bernama Fate yang berniat menghancurkan segalanya. Namun, pelarian mereka tidak berjalan mulus. Fate berhasil menyusul mereka ke dunia baru dan langsung melancarkan serangan. Pertarungan sengit tak terhindarkan. Menghadapi Fate yang memiliki kemampuan manipulasi waktu yang mutlak, kekuatan energi bintang murni milik Hikaru seolah tidak berkutik. Di tengah keputusasaan dan waktu yang terhenti, Hikaru terpaksa mengambil keputusan nekat: memicu ledakan membabi buta dari pedang bintangnya sendiri demi menumbangkan musuhnya. Meski berhasil membuat Fate pingsan, Hikaru harus membayar mahal dengan luka kritis di sekujur tubuhnya. Berkejaran dengan waktu, Yuko segera mengerahkan sihir segelnya untuk menahan luka Hikaru agar tidak memburuk. Mampukah mereka benar-benar selamat dari ancaman Fate, atau ini hanyalah awal dari kehancuran yang lebih besar?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • The Duke's Red String
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • My Villainous Stepmom [END]
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • The Reborn Mama (END)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines