We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dandy's World: Ultimatum - RHOMBUS PATH

Dandy's World: Ultimatum - RHOMBUS PATH

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2026
WpInfo
Fanfic
Roblox
Alternate Universe (AU)
Original Character (OC)
Game
PHASE 0. Di bawah bayang-bayang rezim distopia "Light Catchers" pada tahun 2031 di Manhattan, dunia telah terpecah ke dalam sistem kasta yang kejam. Di tengah penindasan birokrasi yang mencekik ini, hidup Addy Myers, bocah berusia dua belas tahun yang melalui hari-hari itu dengan stres yang kian menumpuk tiap hari. Kehidupannya yang semula hanya diisi oleh konflik domestik dan tekanan sosial berubah drastis saat ia melangkah masuk ke dalam Gardenview Center, sebuah museum terbengkalai yang menyimpan rahasia kelam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Possessive Male Lead
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Journey
  • Same, But Not [END]
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines