Bintang selalu terlihat indah dari kejauhan. Bersinar, tenang, seolah tidak pernah kehilangan cahayanya. Begitu pula dengan Astearla-atau setidaknya, begitulah orang-orang melihatnya.
Padahal, menjadi bintang tidak selalu berarti terus bersinar. Ada waktu di mana cahayanya meredup, tenggelam dalam gelap yang tidak terlihat oleh siapa pun. Karena pada akhirnya, hidup seperti roda yang terus berputar-tidak selalu berada di atas, dan tidak selamanya kuat.
"Keluar kamu dari rumah saya."
"Baik. Jangan pernah minta aku kembali lagi."
Kalimat itu sederhana, tapi gaungnya tidak pernah benar-benar hilang. Ia menetap, mengendap, dan perlahan mengubah segalanya.
Dan sejak saat itu, hidup Astearla tidak lagi sama.
Selamat datang di kehidupan Astearla-sebuah kisah yang diambil dari potongan nyata, tentang kehilangan, luka, dan hal-hal yang tidak pernah benar-benar selesai.
All Rights Reserved