The Keeper of the Echoing Souls

The Keeper of the Echoing Souls

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Tagsfiksi
Di Kerajaan Ethendoria, setiap jiwa lahir dengan sebuah Lentera Jiwa. Altair adalah seorang Guardian yang bertugas menjaga nyala api lentera di sekitarnya. Tahun ini, ia bersumpah untuk menjadikan apinya sebagai sumber kehangatan bagi siapa pun yang ia temui. Januari berlalu dengan api yang tenang. Namun, saat fajar di bulan kedua menyingsing, Altair mengalami "Retakan Sunyi". Seseorang yang seharusnya menjadi penjaga utamanya justru memadamkan sebagian apinya secara paksa. Luka itu tak berdarah, tapi Altair terus mendengar suara retakan di jiwanya yang tak bisa ia sembuhkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • MORGAN
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Perfect Antagonist (end)

Eryos William, seorang pria lembut dan penyayang, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Gabriel Rainer Lev Oldene omega pangeran antagonis yang paling dibenci di kekaisaran. Ia masuk tepat di malam tragis ketika Gabriel terlibat skandal dengan Grand Duke Arnos Edward De Garland, seorang Alpha dominan yang kemudian dipaksa menikahinya. Dalam alur asli novel, Gabriel menjalani pernikahan penuh kebencian, hidup terhina, dan berakhir tragis tanpa seorang pun peduli. Namun kini jiwa dalam tubuh itu adalah Eryos bukan sosok licik dan kejam, melainkan hati yang tulus dan tak tahu cara membenci. Di dunia Omegaverse yang keras dan penuh intrik istana, Eryos harus bertahan sebagai "antagonis" yang sudah terlanjur dicap buruk. Bisakah kelembutannya mengubah takdir yang seharusnya berujung kematian? Ataukah ia tetap akan terseret pada akhir yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines