BIAS
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2026
Di tempat baru, Arabella menemukan sesuatu yang terasa tepat-atau setidaknya, begitu yang ingin ia percaya. Mitra hadir dengan perhatian yang belum pernah ia kenal. Sementara Yan, dengan caranya sendiri, membawa jarak yang sulit dijelaskan. Di antara kedekatan itu, ada arah yang perlahan menggeser makna. Mereka tidak berada di titik yang sama, meski semuanya terasa begitu nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • GALAKSI [HIATUS]
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • The Lost Cael
  • After the Fall
  • Tsundere Maniak Susu
  • Halo Gus!!
  • The Girl Who Was Never Written

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines