Di dunia di mana kepercayaan massa adalah hukum alam, identitasmu bukanlah milikmu sendiri. Bagi Chao Yaoyao, gadis pendiam berusia 20 tahun yang bekerja di balik layar sebuah studio konsep desain, keheningan adalah bentengnya. Yaoyao lebih suka berbicara lewat goresan desain daripada kata-kata. Sayangnya, sifat pemalunya diartikan berbeda oleh orang-orang di sekitarnya.
Di bawah sistem Trust Value, spekulasi rekan kerja yang menganggapnya "si bisu" perlahan menjadi kenyataan yang mencekik.
Yaoyao tidak keberatan. Baginya, kehilangan suara jauh lebih baik daripada harus menanggung label "aneh" atau "autis" dari dunia yang tak pernah berhenti menuntut interaksi. Menjadi bisu berarti dia punya alasan sah untuk tidak bicara-sebuah kenyamanan dalam bentuk buku catatan dan bahasa isyarat.
Namun, kenyamanan itu hancur saat sebuah insiden di studio meledak. Di tengah dunia yang telah mencuri suaranya, Yaoyao kini harus menghadapi ancaman baru: Seseorang mulai membuntutinya, dan dalam keheningan total, tidak ada yang bisa mendengar teriakannya.
All Rights Reserved