E N I G M A

E N I G M A

  • WpView
    Membaca 227
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 20, 2026
Ditolak oleh mate-nya sendiri. Dihina di depan seluruh pack. Dibiarkan mati tanpa ampun. ​Sylvara Eryndelle seharusnya sudah menjadi bangkai di dasar Nocthira Forest-tempat di mana monster pun memilih untuk lari. Namun, saat maut menjemput, hutan itu justru bertekuk lutut padanya. ​Hutan itu tidak membunuhnya. Hutan itu memilihnya. ​Ketika Kaelthar Virelion menemukannya, ia tidak hanya menemukan seorang serigala buangan. Ia membangkitkan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. ​Ikatan mereka bukan sekadar mate. Ini adalah takdir. Enigma terbangkitkan. Sigma terlahir. ​Kini, Dewan Alpha menginginkan kepalanya dan pack lama yang membuangnya mulai gemetar ketakutan. Perburuan dimulai, dan di dunia yang membenci kekuatan mereka, hanya ada dua pilihan: ​Tunduk dan hancur, atau membakar dunia sampai rata dengan tanah. ​Siapa yang akan lebih dulu runtuh? Dunia mereka... atau jiwa mereka sendiri? Baca kisah lengkapnya sekarang! Update setiap hari rabu!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • The Duke's Red String
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • LILY OF PROTEA
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • The Baby Isn't Supposed To Exist
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan