When the Light Returned || CORTIS

When the Light Returned || CORTIS

  • WpView
    Reads 7,118
  • WpVote
    Votes 989
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 8 hours ago
When the Light Returned || CORTIS Sinopsis: Di sebuah keluarga besar Mahatma, hidup enam saudara, mereka tumbuh di bawah bayang-bayang masa lalu yang tidak pernah benar-benar selesai. Kenzo dan Selatan, sepasang kembar yang menjadi pusat cerita, bersama Zeenith, Jasper, Javian, dan juga Malio, masing-masing membawa peran, luka, dan cara bertahan yang berbeda dalam satu rumah yang sama. Ketika ketenangan yang selama ini mereka kenal mulai retak, satu per satu rahasia lama dan ancaman baru muncul tanpa peringatan. Mereka dipaksa kembali menghadapi sesuatu yang tidak hanya menguji kekuatan, tetapi juga ikatan sebagai keluarga. Di tengah semua itu, setiap saudara harus belajar percaya, bukan hanya pada dunia luar-tetapi juga satu sama lain.
All Rights Reserved
#597
sad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YouthLine: Life is better with true friend
  • Separuh yang hilang
  • THE STRINGS AND THE CANVAS
  • Buried Shadow [Revisi]
  • Lima Porsi Kekalahan | CORTIS
  • place to call home
  • Di Balik Nama Alexander - Cortis Lokal Au/Angst [END]
  • Don't Go, Twins
  • KEANDRA || Ahn Keonho √
  • Joyride

"Di sekolah, kami adalah pemenang. Di rumah, kami hanyalah pecundang yang sedang menunggu waktu untuk hancur." SMA Garuda Kencana mengenal mereka sebagai lima pilar tak tergoyahkan. Javarel dengan wibawanya, Juhan dengan tawanya, Mario dengan prestasinya, Soren dengan ketenangannya, dan Kaivan dengan pesonanya. Mereka adalah definisi kesempurnaan yang dipuja di koridor sekolah. Namun, di balik seragam yang disetrika rapi, tersimpan rahasia yang berdarah. Javarel yang tubuhnya selalu memar di balik kemeja putih, Juhan yang bekerja sampai mati demi tagihan rumah sakit, Mario yang dicekik ambisi gila keluarganya, Soren yang menjadi asing di rumah sendiri, dan Kaivan yang dihantui bayang-bayang masa lalu yang mematikan. Mereka tidak berteman karena hobi yang sama. Mereka terikat karena satu alasan: Sama-sama tidak punya tempat untuk pulang. Ketika satu per satu retakan di hidup mereka mulai terlihat dan topeng mereka dipaksa lepas, mampukah persahabatan ini menjadi penyangga agar mereka tidak benar-benar jatuh? Atau justru, beban hidup masing-masing akan menyeret kelimanya ke dasar jurang yang sama? -- Informasi Cerita -- Genre: School-life, Friendship, Heavy Angst Tema: Trauma, Family Pressure, Social Gap, Mental Health Tone: Gelap, emosional, dan melankolis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines