Puisi Hari(an)

Puisi Hari(an)

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, mei 16, 2026
WpInfo
Poëzie
Ditulis bukan saat sesuatu terjadi, melainkan saat tidak terjadi apa-apa. Di sela menyeduh dan meminum kopi. Di antara notifikasi yang tidak berbunyi. Di jam-jam ketika tidak ada yang bisa dilakukan selain mengingat. Puisi Hari(an) adalah kumpulan puisi yang lahir dari hari-hari biasa dengan tema sesukanya Hari ketika rindu datang tanpa alasan, Hari ketika kenangan muncul di waktu yang salah, Hari ketika seseorang terasa sangat dekat, padahal sudah lama tidak ada. Setiap puisi adalah potongan kecil dari hari yang tampak sepele, namun diam-diam menyimpan perasaan yang tidak pernah benar-benar selesai.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Semua Memukul (✅)
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Rembulan Yang Sirna
  • poem
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • My Wish

Lo pernah gak, tinggal serumah sama orang-orang yang semua punya trauma masing-masing? Gue pernah. Bahkan sekarang masih. Ada 13 anak di rumah ini. Yang satu trauma masa kecil, yang lain dibuang keluarga, yang satunya lagi gak tau arti kata "dipeluk". Kadang kita ketawa. Tapi lebih sering diem, bengong, atau nangis diam-diam di dapur. Bukan karena lemah, tapi karena hidup gak pernah ngajarin caranya sembuh. Semua memukul, gak pernah ada yang memeluk. Warn: Harsh Word, Friendship not Bxb/Boy Loves Start: Jum, 23 Mei 2025 End: Jum, 3 April 2026

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen