MATA BATIN - SEASON 1 : WILHELMINA

MATA BATIN - SEASON 1 : WILHELMINA

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Ghosts and Hauntings
Dark Comedy
Creatures and Legends
Dua ratus ribu rupiah. Bagi orang lain, itu mungkin harga dua porsi steak mewah. Tapi bagi Abhinaya Arkatama, itu adalah harga harga dirinya yang baru saja hancur berkeping-keping akibat sebotol cairan "mistik" bau bangkai yang dibelinya dari internet. Rencana awalnya: Pakai minyaknya, buka mata batinnya, jadi indigo paling keren se-SMA Cendekia Arunika. Realitanya? Matanya malah iritasi tingkat dewa. Tapi, semenjak itu dunianya berubah total. Ada Noni Belanda yang galau setengah mati, ada arwah bapak-bapak kolonial yang galaknya melebihi debt collector, dan ada rahasia berdarah di balik sebuah anting mutiara yang bisa bikin nyawa Abhi terbang kapan saja. Bersama tim "Tiga Serangkai", Abhinaya harus memilih: Menyelesaikan urusan asmara beda dimensi yang super ribet, atau berakhir jadi penghuni permanen gudang sekolah yang gelapnya minta ampun! "Jangan baca cerita ini kalau kamu nggak siap ketawa di tengah horor, atau nangis gara-gara urusan cinta yang sudah basi seratus tahun!"
All Rights Reserved
#38
2026
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Sukma Lara [END]
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines