Berapa jauh kau harus berlari untuk melarikan diri dari cinta yang kau hancurkan sendiri? Bagi Udara Fajar Perkasa-Dara-jawabannya adalah 500 kilometer dan sebuah kebohongan tak termaafkan. Empat tahun lalu, demi membebaskan Dharma Pratama dari aib mencintai mantan pekerja seks, Dara berbohong telah menjual dirinya sebagai sugar baby di Singapura. Ia membiarkan laki-laki yang ia cintai membencinya, sementara ia sendiri bersembunyi di Yogyakarta. Merajut hidup "normal" sebagai mahasiswa Sastra Indonesia UGM di bawah lindungan rahasia kakek kandungnya yang seorang miliarder. Pengorbanan itu nyaris sempurna. Hingga bumi bergetar dan meluluhlantakkan segalanya. Mei 2006. Gempa bumi mengguncang Yogyakarta. Di tengah puing-puing Imogiri dan keputusasaan para pengungsi, takdir mempertemukan mereka kembali. Dara yang sedang menjadi relawan KKN, harus bertatap muka dengan taruna kedinasan yang datang memanggul bantuan logistik: Dharma. Saat kebohongan Singapura itu akhirnya pecah di bawah tenda darurat, amarah dan kerinduan meledak menjadi satu. Namun, reuni yang penuh air mata ini bukanlah sebuah akhir bahagia. Lebih buruk lagi, persahabatan mereka bertiga tak lagi utuh. Chandra, sahabat yang dulu selalu menjadi pelindung, kini memiliki hubungan yang hancur dengan Dharma akibat luka masa lalu yang tak terselesaikan. Terjebak di antara masa lalu yang belum usai, konflik persahabatan yang menyakitkan, dan cinta yang menolak mati, Dara harus berhenti berlari. Karena terkadang, satu-satunya cara untuk membangun masa depan yang baru adalah dengan berani menghadapi apa yang telah kita kubur di bawah reruntuhan
More details